Jaltsatul istnain Majelis Rasulullah

Senin, 2 November 2020

Al-Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Al-Atthos

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kita ucapkan salamat datang kepada guru kita Kh.salman yahya dan para Habaib dan para Asatidza para Hujjaj dan para hadirin hadirat dan yang menonton dari pada Live Streaming Majelis Rasulullah Saw dimanapun berada,mudah-mudahan Allah Swt memberikan limpahan rahmah barokah maghfiroh dan keridhoan dari Allah Swt untuk kita semuanya. Kita doakan guru-guru kita selalu dalam penjagaan dari Allah Swt di dalam peliharaan dari Allah Swt di jaga kesehatan nya dan di panjangkan umurnya di berkahi keluarganya oleh Allah Swt di berikan rizki yang berkah dan luas dari Allah Swt Amin Amin Ya Rabbal Alamin.

Sebagaimana biasa kita sebelum membaca kitab Matan Ghoyah Wattaqrib terlebih dahulu kita membaca doa Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالنَّفْعَ وَالاِنْتِفَاعَ، وَالْمُذَاكِرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ،
وَالإِفَادَةَ وَالاِسْتِفَادَةَ، وِالْحِثُّ عَلَى تَمَسُّكِ بِكِتَابِ الله،
وَبِسُنَّةِ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلَّم،
وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدِّلالَةَ عَلَى الْخَيْرِ،
اِبْتِغَاءَ وَجْهِ الله وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
نعم المولى ونعم النصير

Alhamdulillah Wa Syukrulillah di malam hari ini kita kembali dalam kajian kita di dalam kitab Matan Ghoyah Wattaqrib Lil Imam Abi Suja’ Al-Asbahani di dalam masalah kaitan tentang sholat yang kita bahas tentang waktu-waktu sholat dan sekarang kita masuk ke dalam tentang sunnah-sunnah sholat. Di dalam pembahasan sunnah-sunnah sholat di bahas oleh Imam Abi Suja’ tentang sunnah sholat di dalam sebelum melaksanakannya, di saat melaksanakannya dan sesudah melaksanakannya. Tapi di sini hanya di bahas oleh beliau sunnah-sunnah sebelum dan saat melaksanakan sholatnya. Adapun setelah sholatnya tidak di bahas oleh beliau. Dan telah kita ketahui dalam pelajaran kita yang lalu dalam kitab-kitab yang lalu kita pernah menerangkan bahwa sunnah-sunnah sholat berbeda pendapat ulama ada yang mengatakan 300 ada yang mengatakan 500 ada yang mengatakan 800 ada yang mengatakan 1000. Itu yang di ambil oleh para ulama-ulama kita terutama yang masyhur di kalangan ulama Hadromaut yang sering di ambil dari kitab-kitab mereka bahwa di hitung oleh Al-Habib Abdurrahman bin Musthofa Al-Idrus ketika di uji menjadi rector Azhar di Mesir dia mengumpulkan 1000 dari pada sunnah-sunnah di dalam berwudhu dan sholat.

Di sini di bahas oleh Al-Imam Abi Suja’ hanya sedikit dari pada sunnah-sunnahnya tapi merupakan point-point penting yang di bahas oleh beliau di dalam pelaksanaan sebelum sholat dan saat melaksanakan sholat dari pada sunnah-sunnah di dalam melaksanakan sholat. Yang mudah-mudahan Allah Swt menyempurnakan nya sholat kita. Ini sudah pertengahan akhir dari Robiul Awal, Tanya diri kita masing-masing jangan Tanya orang lain jangan menyalahkan orang lain Tanya diri kita masing-masing. Bagaimana sholat kita dengan Allah Swt. Ada atau tidak sedikit saja hadir nya kita, khusyuk nya kita, paham nya kita, ngertinya kita, tentang sholat yang sangat poin besar di dalam agama kita dengan Allah Swt

assholatu ‘imaduddin
Faman aqomaha waqod aqomaddin
Faman tarokaha waqod hadamaddin

Barang siapa sholatnya baik maka baiklah semua amalnya
Barang siapa sholatnya jelek maka jelek lah semua amalnya

Kalau kita melihat kehancuran di sana-sini tentang agama Allah Swt. Ini kembali kesalahan kepada diri kita selain kita mengecam keras semua tindakan yang di lakukan oleh orang-orang di luar islam dalam pelecehan penghinaan terhadap agama kita. Apalagi symbol terbesar yaitu junjungan Nabi besar Muhammad Saw. Tidak ada kata yang lebih pantas untuk kita melainkan mengutuk dari pada pelecehan dan penghinaan terhadap Nabi besar kita Muhammad Saw. Tapi kembali kepada diri kita, cerminan nya diri kita. Apakah kita sudah melaksanakan kewajiban kita terhadap Allah Swt kewajiban kita terhadap Rasulullah Saw terutama di dalam sholat. Sholat ini sangat luar biasa penting nya untuk diri kita, bagaimana rasanya, bagaimana manisnya, bagaimana khuyuknya, bagaimana hadirnya, itu point yang paling besar di dalam sholat kita. Sampai kita merasakan bahwa sholat kita bener-bener mencegah diri kita dari segala perbuatan keji dan munkar.

إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar

Tanya diri kita ada atau tidak pikiran kotor, penglihatan yang kotor, pendengaran yang kotor, keinginan yang kotor yang keluar dari hati kita, ambisi kita, syahwat kita, nafsu kita. Masuk Robiul Awal orang-orang pecinta perindu orang-orang yang asyik dengan Allah Swt dan asik dengan Rasulullah Saw tidak mungkin dia sia-siakan robiul awal tanpa dia rasakan nikmat sholatnya, nikmat ibadahnya, nikmat zikirnya dan nikmat sholawat nya kepada Rasulullah Saw, nikmat mendengarkan maulidnya Rasulullah Saw, nikmat berkumpul merayakan peringatan-peringatan maulid nya Rasul. Hanya hati-hati yang keras , hati-hati yang takut di khawatirkan mati di dalam rasanya ketika dia tidak mau melihat tidak mau mendengar tidak mau berkumpul untuk menghidupkan syiar dari pada syiar nya Allah Swt yang terbesar yaitu Rasulullah Saw dengan pendapat-pendapat mereka. Mudah-mudahan Allah Swt berikan hidayah untuk kita semuanya dan di angkat hidayah oleh Allah Swt dan di berikan hidayah oleh Allah Swt kaum muslimin dimana pun berada untuk benar-benar mengerti tanggung jawabnya terhadap dirinya dengan Rasulullah Saw di dalam memperingati hari maulid nya Rasulullah Saw.

         Kalau dahulu orang-orang menyambut bulan Ramadhan 6 bulan sebelum Ramadhan dan mengeluh dengan di tinggalkan nya Ramadhan 6 bulan dari pada bulan Ramadhan. Begitu juga orang-orang yang dekat dengan Allah Swt sebelum datang nya bulan Rabi’ dia sudah benar-benar menyambut kedatangan bulan Rabi’ 6 bulan. Begitu juga setelah datangnya bulan Rabi’ dia menyesal mengeluh dengan kekurangan dan kesalahan dirinya yang belum di perbaiki hubungan nya dengan Allah Swt dan Rasulnya selama bulan Rabiul awal. Ayo kita masih ada kesempatan di bulan Rabiul awal masih ada di dalam tahun hijriyah dalam bulan orang-orang yang asik dengan Rasulullah Saw. Sudah berapa banyak kita bersholawat dengan Rasulullah Saw. Dari pada kita diam dari pada kita bengong dari pada kita ngobrol dari pada kita luntang-lantung yang tidak ada artinya atau mengerjakan hal-hal yang tidak ada gunanya coba pakasain diri kita duduk bersholawat sebanyak 100…200…300…400…500…1000…2000 bersholawat kepada Rasulullah Saw tidak makan waktu yang lama. Orang-orang yang sudah biasa lidahnya bersholawat kepada Rasulullah Saw 1000 kali itu tidak makan waktu lama paling 15 menit. Paling 20 menit 1000. Setengah jam mungkin 2000 kali. Mungkin 10.000 kali yang kuat sudah biasa sudah mahir lidah nya sudah enak rasanya tidak terasa sudah puluhan ribu kali dia baca berjam-jam tidak berasa kita dengan Rasulullah Saw.

Kalau kita mulai dengan yang 100 yang 200 yang 300 yang di katakan orang yang paling banyak bersholawat dengan Rasulullah Saw kata Fuqoha itu paling minim nya 300 kali. Tapi orang-orang yang asik orang-orang yang dekat dengan Allah Swt para kekasih-kekasih Allah Swt minimal di katakana banyak yaitu sebanyak 3000 kali. Tidak sampai sejam. Kalau orang-orang yang sudah enak bacaanya dengan Rasulullah Saw, menyatu hati dan sanubarinya baca 3000 kali tidak berasa paling satu jam. Ambil waktu kita biasakan lidah kita agar selalu bersholawat kepada Rasulullah Saw. Di jalan, di rumah, di tempat mana saja yang biasa kita hadir kita baca sholawat kepada Rasulullah Saw. Mudah-mudahan dengan kita banyak bersholawat kita di benarin oleh Allah Swt dan terutama sholat kita hubungan kita dengan Allah Swt Amin Ya Rabbal’Alamin.

Karena kita membahas sunnah-sunnah Nabi di dalam sholat yang paling penting dari sunnah-sunnah nya Nabi Saw sunnah di dalam sholat. Di sini di bahas oleh Al-Imam Abi Suja’di katakan yang kita ketahui dari sunnah Nabi terbagi dari pada dua. Ada yang di namakan sunnah hayyiat dan ada sunnah ab’ad.

  • Sunnah ab’ad adalah sunnah-sunnah yang ada di dalam sholat apabila di tinggalkan di sunnah kan kita untuk sujud sahwi.
  • Sunnah hayyiat adalah sunnah-sunnah yang kalau di tinggalkan di dalam sholat maka tidak di sunnah kan untuk sujud sahwi.

 

Dinamakan Ab’ad karena dia sunnah yang menyerupai yang wajib. Di sini Abi Suja’ menerangkan tentang yang pertama kali dari pada sunnah-sunnah sebelum masuk di dalam sholat. Di bahas oleh beliau hanya dua saja. Adzan dan qomat. Ini azan orang sekarang susah banget di suruh azan. Padahal azan hikmahnya luar biasa.

Kata Rasulullah Saw bagi orang yang azan di ampuni dosa nya sepanjang suara orang yang azan keluar

Apalagi sekarang pake microfone terdengar kemana-mana. Sepanjang suara itu terdengar oleh siapapun maka di ampuni oleh Allah Swt dosa-dosanya. Dan setiap panggilan azan maka semua makhluk nya Allah akan menjawab panggilannya. Kita jangan kalah sebagai ummat nya Nabi sebagai orang muslim dan mukmin yang mengaku cinta kepada Rasulullah Saw.

Kemudian kata Rasulullah Saw di bagi pahala orang-orang yang sembahyang bersamanya.. orang yang mengajak kepada kebaikan sama seperti orang yang mengerjakannya dan pahala nya tidak akan berkurang

Berkata Rasulullah Saw orang-orang yang azan paling panjang dan paling tinggi dia punya leher di hari kiamat. Maksudnya orang-orang  banyak yang tenggelam di hari kiamat namun dia tidak tenggelam dengan keringat nya sendiri karena leher nya yang sangat panjang. Satu jengkal matahari dari kepada kita, tumpukan manusia yang ada di dalam satu dataran yang Allah Swt kumpulkan mereka. Bertumpuk-tumpuk mereka ada yang seperti binatang. Ada yang tenggelam mata kakinya, sedengkulnya , sepinggangnya, yang sepusarnya, yang sebahunya ada yang semulutnya ada yang tenggelam seluruhnya badan dengan keringat yang keluar pada saat itu tapi orang-orang yang azan dia lehernya paling panjang dan di selamatkan oleh Allah Swt. Kalau dia azan 5 waktu selama tujuh tahun hanya mengharap ridho Allah Swt  maka akan di selamatkan dari dahsyat nya hari kiamat.7 golongan yang Allah Swt selamatkan ke dalam Arsyh nya Allah Swt. Tidak mengalami kedahsyatan hari kiamat, tidak ada kesusahan, tidak ada kesedihan dan dia di angkat dengan pembesar-pembesar kekasih-kekasih Allah Swt dari para Rasul dan para Nabi para wali-wali Allah Swt dan para imam-imam yang adil, manusia-manusia yang saling mencintai karena Allah Swt, orang yang takut dengan Allah Swt untuk berbuat hal yang menghinakan dirinya termasuk di antara nya

  • Orang-orang yang menghafal Al-Qur’an
  • Orang yang azan 5 waktu berturut-turut selama 7 tahun

Mudah-mudahan Allah Swt selamatkan kita dari dahsyatnya fitnah dunia dan akhirat. Fitnahnya hari kiamat, di lindungi kita oleh Allah Swt dari segala tanggung jawab kita di hadapan Allah Swt, kita di masukan ke dalam surga nya Allah Swt tanpa perhitungan tanpa di hisab tanpa di azab tanpa di Tanya oleh Allah Swt tanpa di susahin oleh Allah Swt masuk bersama orang-orang yang di lindungi oleh Allah Swt di dalam Arsyh nya Allah Swt Amin Amin Ya Rabbal Alamin.

Adzan:

Penjelasan: azan adalah secara bahasa adalah informasi, memberikan berita, memberikan kabar. Namun dari sisi Fiqih nya di katakan zikir-zikir yang telah di tentukan untuk sholat-sholat yang di wajibkan oleh Allah Swt

Iqomah

Penjelasan: iqomah adalah zikir yang telah di tentukan juga dan dia lebih cepat dari pada azan dan azan lebih lama dan iqomah lebih cepat.

Dan setalah masuk nya sholat sunnah saat kita melaksanakan sholatnya

Penjelasan: sunnah sebelum sholat di antaranya siwak, kemudian jalan menuju masjid, kemudian jalan nya tidak terburu-buru , berpakaian warna putih dan memakai minyak wangi dan sebelum berangkat ke masjid sunnah nya berwudhu dari rumah.

Dan setelah kita melaksanakan sholat

Penjelasan: ada dua juga di bahas di sini yang pertama Tasyahud awwal dan ini ada khilaf juga antar ulama ada yang mengatakan sunnah ada yang mengatakan fardhu kifayah tapi yang Mu’tamad adalah sunnah dan sebagaian memasukan Tasyahud adalah Sunnah yang kalau di tinggalkan kita harus sujud sahwi.

Qunut

Penjelasan: qunut bagian dari pada sunnah kalau di tinggalkan kita sunnah sujud sahwi. Berdiri membaca qunut nya bagian dari pada sunnah kalau di tinggalkan kita sunnah sujud sahwi kecuali uzur. Bersholawat kepada Nabi di dalam qunut bagian dari sunnah Ab’ad kalau di tinggalkan sunnah nya sujud sahwi.

Sunnah hayyiat ada 12

Sunnah hayyiat adalah sunnah-sunnah yang kalau di tinggalkan tidak sujud sahwi.

  • Mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ihram. Di sunnah kan kita mengangkat tangan hanya 4 gerakan: ketika takbir, ruku’ itidal dan berdiri setelah tasyahud awal. Selain 4 ini tidak di sunnahkan kita mengangkat tangan.
  • Meletakan tangan kanan di atas tangan kiri.
  • Membaca doa iftitah.kecuali kalau sudah kita telat tidak boleh membaca doa iftitah dan wajibnya harus langsung membaca Al-Fatihah. Dan kalau imam sudah rukuk membaca Al-Fatihah pun sekedarnya atau sedapatnya.
  • Mengeraskan suara di tempat yang di sunnahkan untuk mengeraskan suara yaitu sholat subuh magrib dan isya.
  • Sunnah mengucapkan amin
  • Membaca surat setelah surat Fatihah. Rasulullah Saw kalau musfair lebih sering membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.
  • Membaca tasbih di rukuk
  • Membaca tasbih di sujud
  • Meletakan kedua tangan di atas paha kita
  • Duduk iftiros
  • Duduk tawaruk
  • Salam yang ke dua.

Mudah-mudahan Allah Swt sempurnakan sholat kita dan ibadah sholat kita Allah Swt terima, di bangkitkan semangat kita untuk menjalankan sunnah-sunnahnya Rasulullah Saw sehingga tidak ada lagi di tengah-tengah kita pelecehan,penghinaan terhadap Nabi kita Muhammad Saw. Kalau kita bangkit dan sadar ini sudah teguran keras untuk kita orang-orang yang punya hati dan mempunyai hubungan yang erat Rasulullah Saw pasti marah ketika Nabi di hina dan di lecehkan tidak mungkin dia diam dengan hinaan dan celaan yang paling penting adalah dirinya dia di benarkan dengan Allah Swt dan Rasulullah Saw

Mudah-mudahan Allah Swt berikan hidayah ke dalam hati kita, Allah Swt angkat fitnah-fitnah yang menimpa ummat Nabi Muhammad Saw, di angkat bala yang menimpa Ummat nya Nabi Muhammad Saw, di angkat segala penyakit yang menimpa ummat nya Nabi Muhammad Saw, di bukakan hubungan yang erat kita kepada Rasulullah Saw yang tidak akan terputus selama-lamanya sampai kita berjumpa dengan Rasulullah Saw dalam keadaan kita sadar dalam keadaan tidur kita. Amin Amin Amin Ya Rabbal Alamin

Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh