February 25, 2021

Hamdani

Forum Replies Created

Viewing 10 posts - 1 through 10 (of 12 total)
  • Author
    Posts
  • in reply to: Rafidhy #72582993
    Hamdani
    Participant

    Assalamu\’alaikum Warahmatullahi Ta\’ala Wabarakatuh

    Teriring salam hormat dan sayang pada Habibuna Munzir al Musawa

    Sebagaimana al Imam Syafi\’i kataka \"Jika mencintai Ahlul bait adalah Rafidhy maka sayalah rafidhy itu….maka ana akan katakan Jika ana mencintai sorang Ahlul Bait dan ana menjadi zindiq..biarlah ana zindiq asalakan masih bisa mencium tangan Ahlul Bait yg mengajak untuk mencintai Junjungan tercinta Sayyidina Muhammad saw.

    Jika ada sebagian ummat hendak memaksakan bahwa seorang ahlul bait terlibat pada Rafidhy ..apakah hal tsb akan memudarkan cinta kita pada Ahlul Bait ?

    Fastabikhul khairaat
    Inilah tujuan kita semua, jangankan seorang ulama, Rasulullahpun jka dicari kesalahannya pasti ketemu, tetapi beliau karena keutamaan yg Allah berikan pada diri Beliau beliau langsung mendapat petunjuk untuk memperbaiki kesalahan tsb sehingga maksumlah diri beliau !

    Adapun keturunan beliau …tetaplah Mulia sbgmana Mulia kakeknya

    Nenek moyang Imam Syafi’i Rhl adalah: Muhammad, bin Idris, bin Abbas, bin Utsman, bin Syafi’, bin Saib, bin Abu Yazid, bin Hasyim, bin Abdul Muthalib, bin [size=4]Abdul Manaf, bin Qushai[/size]

    Adalah masih segaris dng keturunan Rasulullah saw
    Muhammad bin Abdullah, bin Abdul Muthalib, bin Hasyim, [size=4]bin Abdul Manaf, bin Qushai,[/size] bin Kilab, bin Marah, bin Ka’ab, bin Luai, bin Ghalib, bin Fihir, bin Malik, bin Nadhar, bin Kinanah, bin Khuzaimah, bin Mudrikah, bin Ilyas, bin Ma’ad, bin Adrian sampai kepada Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim Alaimashalatu wassalam

    Perhatikan dng mata..cerna dng kepala dan pahami dng Iman ……Manusia mana dimuka bumi ini yg mengambl natijah bahwa al Imam Syafi\’i adalah Rafidhah !!

    Ya Allah himpunkanlah kami dng guru guru kami, Ulama ulama kami, Imam Imam kami, Junjungan Kami , Ayah ayah kami ,kakek kakek kami sbg orang orang yg mencintai Sayyidina Muhammad saw….Manusia yg paling baik akhlaknya…..yg paling sempurna Imanya ……

    Trcurah hormat dan salam pada Habibuna Munzir al Musawa,serta keluarga semoga Allah mengijinkan Ana yg dhoif ini tetap mencium tangan Antum di akhirat ….sbgmana Ana biasa mencium tangan antum di dunia ini setelah Mauizoh hasanah yg Habibuna berikan …..

    al faqir
    Hamdani

    in reply to: Sifat Allah SWT menurut Al-Ibanah #75887822
    Hamdani
    Participant

    Assalamu\’alaikum wr,wb

    Ya habibuna yg ana cintai, semoga kita selalu berada dalam Naungan yg teduh dimana tiada naungan tsb bisa kita dapatkan melainkan dng akidah yg bersih dan suci

    Ana punya pendapat meskipun sedikit mudah mudahan bisa mendapat pencerahan dihati kita semua

    As-Syatiby berucap dalam kitabnya Al-Ifadaat Wa Al-Insyadaat (hal 93-94)

    \" في باب اسم الإشارة :\"وقد يغني ذو البعد عن ذي القرب لعظمة المشير أو المشار إليه\"، فقال: إن المؤلف مثَّل عظمة المشير في الشرح بقوله تعالى:{وما تلك بيمينك يا موسى} [سورة طه/17] ولم يبين ما وجه ذلك، فما وجهه؟ ففكرت فلم أجد جوابًا. فقال: وجهه أن الإشارة بذي القرب ههنا قد يُتوهم فيها القرب بالمكان، والله تعالى يتقدس عن ذلك، فلما أشار بذي البعد أعطى بمعناه أن المشير مباين للأمكنة، وبعيد عن أن يُوصف بالقرب المكاني، فأتى البعدُ في الإشارة منبهًا على بُعدِ نسبة المكان عن الذات العلي وأنه يبعد أن يحلَّ في مكان أو يدانيه

    (Sumber http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?s=&threadid=13646 )

    [color=#008000]هاهنا قد يتوهم فيها القرب بالمكان، والله تعالى يتقدس عن ذلك[/color]

    Adalah sangkaan yg tak benar jika dikatakan bahwa Allah adalah bertempat ,sedangkan Allah Ta\’ala maha suci dari hal hal yg demikian

    [size=4]adalah Mustahil al Imam Abu hasan al Asyari mengatakan bahwa Allah mempunyai tangan tetapi tangannya beda dng tangan Makhluk
    [/size]

    kenapa demikian ??

    [size=5]قوة االله ونصر ته فوق قو تهم ونصر تهم[/size]

    Kekuatan Allah dan Pertolongan Allah diatas kekuatan merea

    Inilah ucapan Sahabat Thawus Ibnu Kaisan ,salah seroang tabi\’in (Ulama Salaf yg wafat dimekkah sekitar th 6 Hijriyah) yg termuat dalam Tafsir Qurthubi Juz XVI hal 268) Saat beliau mentakwilkan surah al fatah ayat 10

    Banyak sahabat sahabat yg mentakwilkan ayat ayat mutasyabihat, hal ini tak terbantahkan, inilah pemahaman Salafuna Shalih yg shahih yg terus dikembangkan oleh al Imam Abu Hasan Al \’Asyari

    Al Imam Abu hasan mempunyai kitab kitab yg banyak sekali adapun tiga kitab yg termashur adalah sbb:

    1Maqalat al-Islamiyyin, merupakan karangan yang pertama dalam soal-soal kepercayaan Islam. Buku ini menjadi sumber yang penting, karena ketelitian dan kejujuran pengarangnya. Buku ini terdiri -dari tiga bagian:

    a.Tinjauan tentang golongan-golongan dalam Islam
    b.Aqidah aliran Ashhab al-Hadits dan Ahl al-Sunnah, dan
    c.Beberapa persoalan ilmu Kalam.

    2.Al-Ibanah \’an Ushul al-Diyanah, berisikan uraian tentang kepercayaan Ahl al-Sunnah dan pernyataan penghargaannya terhadap persoalan-persoalan yang banyak dan penting. Dalam buku ini ia menyerang dengan pedas aliran Mu\’tazilah.

    Inilah kitab akidah yg ditulis beliau pertama kali keluar dari aliraan Muktazilah, entah setan apa akhir akhir ini banyak yg menyebutkan bahwa inilah kitab terakhir beliau ……..

    3.Kitab al-Luma\’ fi al-Radd \’ala ahl al-Zaigh wa al-bida\’, berisikan sorotan terhadap lawan-lawannya dalam beberapa persoalan ilmu Kalam.

    dalam al-Luma ini lah tertuang keindahan pemahaman al Imam Abu Hasan al-Asyari dimana kita mengenal istilah \" hasil dari usaha\"

    Ibn Abu Ya’la dalam kitab “Tabaqat Hanabilah” dan sebagaimana yang dikemukakan oleh Imam al-Dhahabi di dalam kitab Siyar A’lam al-Nubala’. Kedua Ulama ini menunjukkan bahwa Imam Asy’ari mengarang kitab al Ibanah pada permulaan mula-mula beliau sampai ke Baghdad…..inilah kejadian itu bahwa kitab al Ibanah ditulis saat beliau baru hijrah dari Muktazilah menuju ASWJ

    Adapaun al Ibanah yg sekarang memang banyak dipertanyakan keasliannya, adalah Mustahi; al Imam Abu Hasan keluar dari pemahaman Salafuna Shalih
    dan penyelewengan dari isi al Ibanah sebenarnya sudah disitir juga oleh ulama ulama Mu\’tabar seperti

    Imam al-Qusyairi menyebut dalam kitabnya “Shikaya Ahl al-Sunna bi Hikaya Ma Nalahum Min al-Mihna” bahawa penyelewengan Al-Ibanah ini sudah berlaku sejak awal kurun ke 5 Hijriyyah ….sbb

    \"Adalah mereka telah menisbatkan kepada al Imam Asy’ari beberapa pegangan yang jelek dan mendakwa Sang Imam berkata demikian yang mana sebenarnya tida didapati sebesar zarahpun dalam kitab-kitab beliau perkataan sedemikian itu.

    Baik dalam kitab-kitab Ilmu Kalam karangan para ulama’ baik yang menyokong beliau maupun yang membangkang beliau dari zaman dahulu hingga zaman kami ini. Kesemua itu adalah palsu belaka \"

    Inilah sekelumit kecil tentang kebenaran \"al Ibanah \" bukanlah hal yg mudah bagi kita mengakui kita bermanhaj aqidah salaf hanya dengan membeli sebuah atau dua buku terjemahan, membacanya dan kemudiannya mengusungkan dada mengaku “saya bermanhaj Salafus Saleh”.

    Rasulullah bersabda : “Seseorang itu di atas agama kawannya, maka perhatikanlah dari siapa kamu mengambil agamamu”.

    Maka pelajarilah aqidah dari para ulama’ yang menerimanya secara sambung Menyambung hingga kepada Sayidina Muhammad s.a.w.

    Terucap salam dan cinta kepada Habib munzir dan keluarga ,Mohon Maaf Lahir bathin Selamat menjalani Ibadah Puasa

    Hamdani

    in reply to: BCA 3751 292 331 #74727318
    Hamdani
    Participant

    Assalamu\’alaikum wr,wb

    Men temen Gimana kalo yg udeh bekerja setiap hari pertama gajian kita transfer Rp 50, 000 (minimal), kalo semua mao ikutan Insay Allah kita semua udeh meneggakkan Panji Panji Agama Allah, Mulai Bulan ini habis gajian …Jangan lufe ye……

    Kebaikan jangan ditunde tunde….Allahuma sholly \’ala Sayyidina wa habibina Wa Syafiina Wa Mulana Muhaamad ..

    Afe afe yg ente makan didunie hanyalah untuk Dunie, Afe afe yg ente sedekahkan disunia untuk agama ente akan kembali lagi pada ente ente sbg penolong ente di hari berbangkit kelak…..hayooo jangan ditunde..

    Ya Habibuna do\’akan kami syabab Ahlus-Sunah Jakarta agar selalu Ta\’at pada Allah dan Rasulnya serta mencintai para Ulamanya dan menjunjung tinggi akidah Ahlus-Sunah sanpai ahir hayat kami , sbg bekal kami kelak saat menghadap sang Khalik , bisa berkumpul kembali dng Guru guru kami seperti saat kami didunia ini .

    Wassalamu\’alaikum wr,wb

    in reply to: WACANA SEPUTAR DA\’WAH #72249513
    Hamdani
    Participant

    \’Assalmu\’alaikum warahmatullahita\’ala wabarakatuh

    Yang ana horamti Guru Habib Munzir dan Keluarga semoga Allah ta\’ala selalu melimpahkan rahmat sehat , pada anda dan keluarga guna ta\’at pada allah swt

    melihat akhir akhir ini banyaknya dakwah dng slogan kembali pada qur\’an dan sunnah tetapi praktiknya ternyata suka menyelisih syariah, maka ana beranggapan pentingnya urgensi Tauhid dibawakn terlebih dahulu daripada iabadah yang lainnya…karena Tauhid adalah pokok segalnya

    Allah swt berfirman :

    Artinya : [i]\"Katakanlah: Sesungguhnya sholatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya\"[/i] (Q.S. al An\’aam: 162-163)

    [i]\"Katakanlah: Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya kepada-Nya aku seru manusia dan hanya kepada-Nya aku kembali\"[/i] (Q.S. ar-Ra\’d: 36)

    [i]Maknanya: \"Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah\" (Q.S. Muhammad: 19)[/i]

    [i]Imam Malik dalam Muwaththa\’ [/i]meriwayatkan bahwasanya Rasulullah shallallahu \’alayhi wasallam bersabda:

    [i]\"Dan perkataan terbaik yang aku dan seluruh nabi sebelumku ucapkan adalah Laa ilaaha illallah, tiada sekutu bagi-Nya\"[/i]

    Dalam riwayat lain di Shahih Muslim bahwa Rasulullah shallallahu \’alayhi wasallam ketika mengutus Mu\’adz ke Yaman berkata kepadanya

    [i]\"Sesungguhnya engkau akan mendatangi suatu kaum yang ahli kitab, maka hendaklah hal pertama yang engkau dakwahkan kepada mereka adalah beribadah kepada Allah, jika mereka telah mengenal Allah maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan atas mereka sholat lima kali dalam sehari semalam?\".[/i]

    MAKA hal pertama yang disampaikan oleh para nabi shalawatullahi wasalaamuhu \’alayhim dalam berdakwah adalah Tauhid,[i] mensucikan Allah dari menyerupai Makhluk-Nya.[/i]

    Dan Allah ta\’ala juga memberitakan kepada kita tentang Nabi Ibrahim bahwasanya beliau berkata

    [i]\"Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik; mempersekutukan Tuhan\"[/i] (Q.S. al An\’aam: 79)

    dan Allah ta\’ala memeberitahukan tentang ibrahim as

    [i]\"Akan tetapi Ibrahim adalah seorang yang lurus dan muslim, dan sekali-kali bukanlah termasuk golongan orang-orang musyrik\" [/i](Q.S.Ali \’Imran: 67)

    Sesuai dengan petunjuk inilah Ahlussunnah wal Jama\’ah – Asy\’ariyyah dan Maturidiyyah- yang merupakan golongan mayoritas umat Muhammad menjelaskan aqidah Islam yang murni, diambil dari al Qur\’an dan sunnah serta penjelasan para
    ulama salaf dan kesepakatan (ijma\’) seluruh umat, [i]bersih dari unsur-unsur tasybih, tajsim, penisbatan bentuk, ukuran, arah dan tempat bagi Allah, bersih dari ta\’thil, hulul, ittihad dan ilhad,[/i] dan bersih dari kerumitan dan penyimpangan para filsuf dan keyakinan kelompok-kelompok yang menyimpang seperti Khawarij, Jahmiyyah, Mu\’tazilah .Mujassimah dlsb

    Inilah urgensi tauhid yg pertama harus dibawakan oleh da\’i da\’i di Indonesia khususunya, karena kini makin banyknya kitab kitab terjemahan dlm bahasa indonesia yang telah beredar dan menyelisih paham ahlus-sunah tsb,dng mengatakan Allah mempunyai wajah,allah mempunyai tangan dlsb dan berbeda dgn tangan makhluk, dan sudah mewabah ke kalangan para pemuda Islam, sudilah kiranya Habibuna memberikan ulasan tentang Tauhid yang suci ini yang bersih dari sifat sifat seperti yg ana tuliskan diatas

    Terucap Doa untuk Habib dan keluarga dng harapan semoga si hina ini mendapat hidayah dari Allah ta\’ala dng tetap mencintai orang orang yg menganjurkan mencintai nabi_Nya
    Wassalamu\’alaikum wr,wb

    in reply to: WACANA SEPUTAR DA\’WAH #72248156
    Hamdani
    Participant

    Assalamu\’alaikum wr,wb

    Habib yg ana Cintai semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan kesehatan pada anda,agar selalu bisa memberikan bimbingan pada kami, dengan dakwahnya mengajak ummat ini mempunyai idola seorang manusia yg paling baik akhlaknya,paling bagus amalnya dan paling peduli dng Ummatnya ialah Muhammad Rasulullah saw

    ana punya pandangan seorang pendakwah haruslah mencukupi syaratnya…agar sempurna hasilnya

    Allah subhanahu wa ta\’ala memerintahkan kepada Nabi
    Muhammad shallallahu \’alayhi wasallam agar menjelaskan bahwa
    dakwah (mengajak ummat) kepada agama Allah dengan
    pengetahuan dan hujjah yang nyata adalah jalannya dan jalan
    orang-orang yang mengikutinya, Allah ta\’ala berfirman:

    Maknanya: \"Katakanlah: Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang
    yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang
    nyata, maha suci Allah dan aku tiada termasuk orang-orang yang
    musyrik\" (Q.S. Yusuf:108)

    Allah ta\’ala memuliakan menara dakwah kepada-Nya, menerangi jalannya dan meninggikan derajat orang-orang yang berjuang menegakkannya serta mencucurkan rahmat dan pertolongan kepada mereka, Allah ta\’ala berfirman:

    Maknanya: \"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang
    menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata:
    Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri\" (Q.S.
    Fushshilat: 33)

    Allah ta\’ala telah menjelaskan tentang kriteria dakwah agar
    menghasilkan buahnya serta menancapkan akar-akarnya dalam
    hati, yaitu dengan berdakwah secara hikmah (bijaksana), mau\’izhah
    (nasehat), targhib (memotivasi dan menjadikan suka) dan tarhib
    (memperingatkan dan mewanti-wanti), menjelaskan dalil-dalil
    kebenaran, melemahkan dan menghancurkan syubhat-syubhat
    kebatilan. Allah \’azza wa jalla berfirman:

    Maknanya: \"Serulah manusia kepada jalan Tuhan-Mu dengan hikmah
    dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih
    baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa
    yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang
    yang mendapat petunjuk\" (Q.S. an-Nahl:125)

    Para ulama salaf radliyallahu \’anhum, mereka semua adalah da\’ida\’i yang mengajak kepada agama Allah dengan hujjah yang jelas, sehingga mereka memenuhi dunia dengan ilmu, cahaya, petunjuk, rahmat, kebaikan dan kedamaian, mereka semua akan senantiasa memperoleh pahala dari Allah sampai datangnya hari kiamat kelak, Rasulullah shallallahu \’alayhi wasallam bersabda:

    Maknanya: \"Barangsiapa yang mengajak kepada kebaikan dan petunjuk
    maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa
    mengurangi pahala mereka, dan barangsiapa mengajak kepada kesesatan
    maka dia akan memperoleh dosa seperti dosa orang-orang yang
    mengikutinya tanpa mengurangi dosa-dosa mereka\" (H.R. Muslim)

    Jadi berdakwah (mengajak ummat) kepada agama Allah dengan benar dan ikhlas adalah termasuk amal yang paling mulia, orang yang melaksanakannya berarti menempuh jalan para nabi. karena itu, alangkah layak baginya untuk selalu menyadari
    besarnya tanggung jawab yang dipikulnya, dan seyogyanya ia merasakan betapa berat amanat yang diembannya. Maka tidak selayaknya bagi seorang dai untuk bermalas-malasan, sehingga hanya berdakwah kepada ummat kita saja, melainkan hendaknya
    menyebarkan dakwah secara lebih meluas dan ini termasuk bagian dari rahmat Islam itu sendiri. Jadi dakwah mengajak kepada agama Allah adalah jalan para nabi

    wassalamu\’alaikum wr,wb
    al-faqir Hamdani

    in reply to: mau naya silsilah #72167761
    Hamdani
    Participant

    Allahuma shally \’Ala Sayyidina Wahabibina WaSyafi\’ina Wa Maulana Muhammad Wa \’alaa Aali Sayyidina Muhammad……..

    ?Semua nabi mendapatkan hak untuk mengangkat doa yang takkan ditolak dan aku menyimpannya untuk umatku kelak di padang mahsyar nanti.?

    Doa kami selalu bagimu Guru… semoga Allah melimpahakan sehat selalu bagimu …

    in reply to: mohon maaf #72087119
    Hamdani
    Participant

    Duh Gusti Allah ….Sungguh Mulia orang orang yang memuliakanMU dan juga Mulia orang orang yang Mencintai Orang Yg Engkau Cintai ialah Rasulullah saw
    Lindungilah Guru Kami Habib Munzir alMusawa, sebagaimana engkau melindungi orang tua-kami ….Lindungi segala tindak tanduk Beliau, Kekalkan dalam Ta\’at dan Kumpulkan Kami di Yaumil Hisab sebagaimana kami berkumpul dalam majelisnya

    Ya Rasulullu..kamilah saksinya bahwa guru kami menyediakan jiwa raganya demi dakwahnya untuk Menjadikanmu sebagai Idola, sbg contoh untuk ditiru dan dikasihi,,,,kuingat akan kisah kiamat dan tangisamu ya rasulullah….

    <><><><>
    Di padang mahsyar orang yang mula-mula berusaha ialah nabi Ibrahim as. Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: \"TuhanKu dan Penguasaku! Aku adalah khalilMu Ibrahim. Kasihanilah kedudukanku pada hari ini! Aku tidak meminta kejayaan Ishak dan anakku pada hari ini.\"
    Allah Taala berfirman: \"Wahai Ibrahim! Adakah kamu melihat Kekasih mengazab kekasihnya.\"
    Nabi Musa as datang. Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: \"KalamMu. Aku tidak meminta kepadaMu melainkan diriku. Aku tidak meminta saudaraku Harun. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!\"
    Isa as datang di dalam keadaan menangis. Baginda bergantung dengan Arsy lalu menyeru: \"Tuhanku… Penguasaku.. Penciptaku! Isa roh Allah. Aku tidak meminta melainkan diriku. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!\"
    Suara jeritan dan tangisan semakin kuat. Nabi Muhammad SAW menyeru: \"Tuhanku.. Penguasaku Penghuluku…. !Aku tidak meminta untuk diriku. Sesungguhnya aku meminta untuk umatku dariMu!\"
    Ketika itu juga, neraka Jahanam berseru: \"Siapakah yang memberi syafaat kepada umatnya?\"
    Neraka pula berseru: \"Wahai Tuhanku… Penguasaku dan Penghuluku! Selamatkanlah Muhammad dan umatnya dari seksaannya! Selamatkanlah mereka dari kepanasanku, bara apiku, penyeksaanku dan azabku! Sesungguhnya mereka adalah umat yang lemah. Mereka tidak akan sabar dengan penyeksaan.\"
    Malaikat Zabaniah menolaknya sehingga terdampar di kiri Arsy. Neraka sujud di hadapan Tuhannya.
    Allah Taala berfirman: \"Di mana matahari?\" Maka, matahari dibawa mengadap Allah Taala. Ia berhenti di hadapan Allah Taala.
    Allah Taala berfirman kepadanya: \"Kamu! Kamu telah memerintahkan hambaKu untuk sujud kepada kamu?\"
    Matahari menjawab. \"Tuhanku! Maha Suci diriMu! Bagaimana aku harus memerintahkan mereka berbuat demikian sedangkan aku adalah hamba yang halus?\"
    Allah Taala berfirman: \"Aku percaya!\"
    Allah Taala telah menambahkan cahaya dan kepanasannya sebanyak 70 kali ganda. Ia telah dihampirkan dengan kepala makhluk.\"
    Ibnu Abbas r.h. berkata: \"Peluh manusia bertiti dan sehingga mereka berenang di dalamnya. Otak-otak kepala mereka menggeleggak seperti periuk yang sedang panas. Perut mereka menjadi seperti jalan yang sempit.
    Air mata mengalir seperti air mengalir. Suara ratap umat-umat manusia semakin kuat.
    Nabi Muhammad SAW lebih-lebih lagi sedih. Air matanya telah hilang dan kering dari pipinya. Sekali, baginda SAW sujud di hadapan Arsy dan sekali lagi, baginda SAW rukuk untuk memberi syafaat bagi umatnya.
    Para Nabi melihat keluh kesah dan tangisannya. Mereka berkata: \"Maha Suci Allah! Hamba yang paling dimuliakan Allah Taala ini begitu mengambil berat, hal keadaan umatnya…..

    \"Syaiful Bathir\" (Imam suyuthi)

    Maka doa kami bagimu wahai Guru kami, semoga bukan saja engkau bisa mencium tangan rasulullah mudah mudahan engkaulah salah satu ulama yg disebutkan dalam hadits :

    Fatimah ra. bertanya: \"Di mana aku hendak mendapatkanmu di hari kiamat nanti, wahai bapaku?\"
    Baginda SAW menjawab: \"Kamu akan menjumpaiku di sebuah telaga ketika aku sedang memberi minum umatku.\"

    Semoga Kita semua mendapat Syafaat Rasulullah kelak diYaumil akhir, karena kita mencintai orang yg paling mulia seperti yg tertera dalam hadits tsb….
    Wahai Habib Munzir tetaplah Menjaga Keselamatan diri dalam jama\’ah karena dakwahmu sangatlah utama bagi semua…..begitu juga dapat mencium tanganmu karena engkau adalah guru kami, yang menyeru untuk mencintai junjungan kami rasulullah saw….maka adab harus didahulukan daripada perintah, jika engkau perintahkan penjaga untuk meninggalkanmu maka adab adalah lebih mendahulukan menjagamu daripada meninggalkanmu….karena engkulah guru kami
    yang memberi nasihat pada kami….mohon ma\’af atas segala kekasaran kami saat menjangkaumu….ma\’afkan kami sebagaimana rasulullah mengayomi ummatnya

    Afwan

    in reply to: mohon maaf #72087098
    Hamdani
    Participant

    Assalamualaikum wr,wb

    Wahai Habib Munzir yg saya cintai,semoga Allah ta\’ala selalu melimpahakan rahmat dan kesehatan bagi anda untuk terus menyiarkan dakwah akan kecintaan pada allah dan Rasulnya, semoga seluruh penghuni langit juga mendoakan anda selalu dalam keadaan sehat dan diberi kekuatan unutk terus berjuan dijalan Allah dan Rasulnya…

    Bib Ana teringat kisah ukasyah,ana coba posting disini semogalah bermanfaat bagi kita sekalian

    [i]Saat haji wada berlangsung dan turunlah ayat terakhir yg menceriterakan kesempurnaan Dien al-Islam setelah itu beliau sakit dan beliau berwasiat sbb:

    Wahai sahabat, kalian tahu umurku tak akan lagi panjang, Siapakah diantara kalian yang pernah merasa teraniaya oleh si lemah ini, bangkitlah sekarang untuk mengambil kisas, jangan kau tunggu hingga kiamat menjelang, karena sekarang itu lebih baik. Semua yang hadir terdiam, semua mata menatap lekat Nabi yang terlihat lemah. Tak akan pernah ada dalam benak mereka perilaku Nabi yang terlihat janggal. Apapun yang dilakukan Nabi, selalu saja indah. Segala hal yang diperintahkannya, selalu membuihkan bening sari pati cinta. Tak akan rela sampai kapanpun, ada yang menyentuhnya meski hanya secuil jari kaki. Apapun akan digadaikan untuk membela Al-Musthafa.

    Melihat semua yang terdiam, nabi mengulangi lagi ucapannya, kali ini suaranya terdengar lebih keras. Masih saja para sahabat duduk tenang. Hingga ucapan yang ketiga kali, seorang laki-laki berdiri menuju Nabi. Dialah Ukasyah Ibnu Muhsin.
    Ya Rasul Allah, Dulu aku pernah bersamamu di perang Badar. Untaku dan untamu berdampingan, dan aku pun menghampirimu agar dapat menciummu, wahai kekasih Allah, Saat itu engkau melecutkan cambuk kepada untamu agar dapat berjalan lebih cepat, namun sesungguhnya engkau memukul lambung sampingku ucap Ukasyah.

    Mendengar ini Nabi pun menyuruh Bilal mengambil cambuk di rumah putri kesayangannya, Fatimah. Tampak keengganan menggelayuti Bilal, langkahnya terayun begitu berat, ingin sekali ia menolak perintah tersebut. Ia tidak ingin, cambuk yang dibawanya melecut tubuh sang kekasih. Namun ia juga tidak mau mengecewakan Rasulullah. Segera setelah sampai, cambuk diserahkannya kepada Rasul mulia. Dengan cepat cambuk berpindah ke tangan Ukasyah. Masjid seketika mendengung seperti sarang lebah.

    Sekonyong-konyong melompatlah dua sosok dari barisan terdepan, melesat maju. Yang pertama berwajah sendu, janggutnya basah oleh air mata yang menderas sejak dari tadi, dialah Abu Bakar. Dan yang kedua, sosok pemberani, yang ditakuti para musuhnya di medan pertempuran, Umar Ibn Khattab. Gemetar mereka berkata: Hai Ukasyah, pukulah kami berdua, sesuka yang kau dera. Pilihlah bagian manapun yang paling kau ingin, kisaslah kami, jangan sekali-kali engkau pukul Rasul Duduklah kalian sahabatku, Allah telah mengetahui kedudukan kalian, Nabi memberi perintah secara tegas. Kedua sahabat itu lunglai, langkahnya surut menuju tempat semula. Mereka pandangi sosok Ukasyah dengan pandangan memohon. Ukasyah tidak bergeming.

    Melihat Umar dan Abu Bakar duduk kembali, Ali bin Abi thalib tak tinggal diam. Berdirilah ia di depan Ukasyah dengan berani. Hai hamba Allah, inilah aku yang masih hidup siap menggantikan kisas Rasul, inilah punggungku, ayunkan tanganmu sebanyak apapun, deralah aku Allah Swt sesungguhnya tahu kedudukan dan niatmu wahai Ali, duduklah kembali ucap Nabi.

    Hai Ukasyah, engkau tahu, aku ini kakak-beradik, kami adalah cucu Rasulullah, kami darah dagingnya, bukankah ketika engkau mencambuk kami, itu artinya mengkisas Rasul juga, kini yang tampil di depan Ukasyah adalah Hasan dan Husain. Tetapi sama seperti sebelumnya Nabi menegur mereka. Wahai penyejuk mata, aku tahu kecintaan kalian kepadaku. Duduklah.

    Masjid kembali ditelan senyap. Banyak jantung yang berdegup kian cepat. Tak terhitung yang menahan nafas. Ukasyah tetap tegap menghadap Nabi. Kini tak ada lagi yang berdiri ingin menghalangi Ukasyah mengambil kisas. Wahai Ukasyah, jika kau tetap berhasrat mengambil kisas, inilah Ragaku, Nabi selangkah maju mendekatinya.
    Ya Rasul Allah, saat Engkau mencambukku, tak ada sehelai kainpun yang menghalangi lecutan cambuk itu. Tanpa berbicara, Nabi langsung melepaskan ghamisnya yang telah memudar. Dan tersingkaplah tubuh suci Rasulullah. Seketika pekik takbir menggema, semua yang hadir menangis pedih.

    Melihat tegap badan manusia yang dimaksum itu, Ukasyah langsung menanggalkan cambuk dan berhambur ke tubuh Nabi. Sepenuh cinta direngkuhnya Nabi, sepuas keinginannya ia ciumi punggung Nabi begitu mesra. Gumpalan kerinduan yang mengkristal kepada beliau, dia tumpahkan saat itu. Ukasyah menangis gembira, Ukasyah bertasbih memuji Allah, Ukasyah berteriak haru, gemetar bibirnya berucap sendu, Tebusanmu, jiwaku ya Rasul Allah, siapakah yang sampai hati mengkisas manusia indah sepertimu. Aku hanya berharap tubuhku melekat dengan tubuhmu hingga Allah dengan keistimewaan ini menjagaku dari sentuhan api neraka.

    Dengan tersenyum, Nabi berkata: Ketahuilah wahai manusia, sesiapa yang ingin melihat penduduk surga, maka lihatlah pribadi lelaki ini. Ukasyah langsung tersungkur dan bersujud memuji Allah. Sedangkan yang lain berebut mencium Ukasyah. Pekikan takbir menggema kembali. Wahai, Ukasyah berbahagialah engkau telah dijamin Nabi sedemikian pasti, bergembiralah engkau, karena kelak engkau menjadi salah satu yang menemani Rasul di surga. Itulah yang kemudian dihembuskan semilir angin ke seluruh penjuru Madinah. [/i]

    [b]Maka beruntunglah orang orang yang mencintai nabi,dan orang orang yg mencintai para pencinta nabiy mudah mudahan dengan kita mencintai para pencinta nabiy kita bisa berkumpul dengan Ukasyah,dan dengan Nabiy yg kita Cintai…..
    Sudilah kiranya habib meluangkan waktu agak 10 Menit sebelum setiap acara bubar agar para pencinta orang mencintai nabiy nya untuk dicium dan diharapkan berkahnya…..hanya saja mungkin panitia harus lebih berhati hati dalam mengatur agar semua bisa berjalan tenang dan lancar….
    \"Shallu ala Nabiyy\"[/b]

    in reply to: MOHON #72083882
    Hamdani
    Participant

    Assalamu\’alaikum wr,wb

    Habib Munzir yang saya cintai,semoga allah selalu memberikan Cahaya Kelembutan sifatnya pada Habib agar selalu cahaya majelis rasulullah tetap bersinar bagaikan gemerlap sinar bintang dilangit yg menerangi mayapada ini disaat malam gelap gulita

    izinkan saya memberikan masukan bagi saudara Alqusyasyi
    rasulullah bersabda

    &#8207; &#8207;&#1581;&#1583;&#1579;&#1606;&#1575; &#8207; &#8207;&#1593;&#1576;&#1583; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1576;&#1606; &#1605;&#1587;&#1604;&#1605;&#1577; &#1576;&#1606; &#1602;&#1593;&#1606;&#1576; &#8207; &#8207;&#1581;&#1583;&#1579;&#1606;&#1575; &#8207; &#8207;&#1605;&#1575;&#1604;&#1603; &#8207; &#8207;&#1593;&#1606; &#8207; &#8207;&#1573;&#1587;&#1581;&#1602; &#1576;&#1606; &#1593;&#1576;&#1583; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1576;&#1606; &#1571;&#1576;&#1610; &#1591;&#1604;&#1581;&#1577; &#8207; &#8207;&#1593;&#1606; &#8207; &#8207;&#1571;&#1606;&#1587; &#1576;&#1606; &#1605;&#1575;&#1604;&#1603; &#8207;
    &#8207;&#1571;&#1606; &#1571;&#1593;&#1585;&#1575;&#1576;&#1610;&#1575; &#1602;&#1575;&#1604; &#1604;&#1585;&#1587;&#1608;&#1604; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#8207; &#8207;&#1589;&#1604;&#1609; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1593;&#1604;&#1610;&#1607; &#1608;&#1587;&#1604;&#1605; &#8207; &#8207;&#1605;&#1578;&#1609; &#1575;&#1604;&#1587;&#1575;&#1593;&#1577; &#1602;&#1575;&#1604; &#1604;&#1607; &#1585;&#1587;&#1608;&#1604; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#8207; &#8207;&#1589;&#1604;&#1609; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1593;&#1604;&#1610;&#1607; &#1608;&#1587;&#1604;&#1605; &#8207; &#8207;&#1605;&#1575; &#1571;&#1593;&#1583;&#1583;&#1578; &#1604;&#1607;&#1575; &#1602;&#1575;&#1604; &#1581;&#1576; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1608;&#1585;&#1587;&#1608;&#1604;&#1607; &#1602;&#1575;&#1604; &#1571;&#1606;&#1578; &#1605;&#1593; &#1605;&#1606; &#1571;&#1581;&#1576;&#1576;&#1578; &#8207;

    Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
    Bahwa seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah saw.: Kapankah kiamat itu tiba? Rasulullah saw. bersabda: Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya? Lelaki itu menjawab: Cinta Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah saw. bersabda: Kamu akan bersama orang yang kamu cintai

    Maka saya berharap saudaraku teruslah membaca ratib ratib dan amalan maulid, setiap hari sbg salah satu tanda tanda kita mencintai nabiy, karena Rasulullah tidak pernah ingkar janji…..saya merasa malu kalau ada saudaraku bisa melakukan itu setiap hari..kenapa saya tidak bisa..ohh Sungguh aku ingin seperti engkau wahai saudaraku….Sungguh.

    in reply to: Tentang Qunut Subuh. #72073280
    Hamdani
    Participant

    Assalamu\’alaikum wr,wb

    Wahai habib Munzir yg saya hormati dan Cintai , sngguh saya berdoa Semoga allah ta\’ala melimpahkan rahmatnya kepada Habib dan keluarga,Semoga Allah ta\’ala memberikan kesehatan dalam rangka taat pada Allah

    Sungguh apa yg habib tulis dalam forum ini juga cuplikan cuplikan dakwah habib penuh dengan tausiah yang tidak ternilai harganya, ana sempat terpikir untuk saudaraku widayat sakit apakah gerangan sampai seluruh keluarganya ikut sakit, sudilah kiranya habib mendoa\’kan saudara saudara kita yg ditimpa musibah dan cobaan seperti sakit
    ini hanyalah rasa simpati saya dari hati yg tulus terhadap perjuangan Habib dalam meneggakkan dakwah semata karena Allah ta\’ala
    Semoga kita kelak bisa berkumpul dlm naungan keselamatanNya di hari akhirat kelak bersama sama, sebagaimana kita juga bersama sama menghadiri Majlis Rasulullah saw, dibawah bimbingan habib munzir….\".Hal Jaza \’ul Ihsan Illal Ihsanu\"

    Jazakallahu khairan katsiran

Viewing 10 posts - 1 through 10 (of 12 total)

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru